Sabtu, 28 Maret 2020

Selain AC Mobil Tidak Dingin, Ini Masalah AC yang Sering Muncul!

Bisa dikatakan bahwa AC adalah komponen mobil yang cukup penting. Keberadaan AC berhubungan erat dengan kenyamanan berkendara. Ya, dengan AC mobil yang menyala, hawa sejuk akan terasa sepanjang perjalanan. Namun, komponen ini cukup sering bermasalah, salah satunya adalah AC mobil tidak dingin.

Selain AC Mobil Tidak Dingin, Ini Masalah AC yang Sering Muncul!

AC yang tidak dingin memang cukup menjengkelkan. Anda akan merasa pengap berada di dalam mobil dan tentu saja perjalanan menjadi kurang nyaman. Namun, perlu diketahui bahwa sebenarnya masalah AC mobil tidak hanya AC yang dingin. Ada beberapa masalah AC mobil yang juga perlu dimengerti.

Apa saja? Simak beberapa ulasan di bawah ini.

Beberapa Masalah AC Mobil
Ada beberapa masalah AC mobil yang perlu diketahui. Dengan mengetahui beberapa masalah tersebut, tentu Anda bisa melakukan pemeliharaan dengan baik. Nah, selain masalah AC mobil tidak dingin, beberapa masalah serupa adalah sebagai berikut:

1) AC bau saat pertama dinyalakan
Fungsi utama AC adalah menghilangkan bau di bagian kabin mobil. Dengan AC yang menyala, udara akan menjadi lebih bersih dan lebih wangi. Namun, bagaimana jika AC justru mengeluarkan bau yang kurang sedap? Nah, kondisi ini bisa muncul terutama karena adanya jamur di bagian evaporator. Oleh karenanya, komponen ini harus selalu dibersihkan.

2) Hembusan udara kurang kencang
Masalah lain yang cukup sering terjadi pada AC mobil adalah hembusan udara yang kurang kencang. Ya, ini adalah masalah utama yang pasti akan sangat menganggu karena AC tidak akan terasa dan hawa sejuk tidak akan maksimal. Salah satu penyebab dari masalah ini adalah filter yang kotor sehingga harus dibersihkan dengan teratur.

3) Kabin basah
Selain masalah AC mobil tidak dingin, salah satu masalah yang cukup mengganggu adalah kabin yang basah. Ini adalah masalah yang cukup serius dan pasti akan membuat perjalanan yang tidak nyaman. Kabin yang basah adalah tanda bahwa ada kebocoran pada saluran penampung AC. Oleh karenanya, Anda perlu mengecek kondisi saluran penampungan untuk memastikan masalah ini tidak terjadi.

4) Blower berisik
AC biasanya akan menghembuskan angin tanpa adanya suara. Namun, pada kondisi tertentu, blower AC mobil akan mengeluarkan suara yang begitu berisik. Suara ini tentu saja akan mengganggu kenyamanan. Blower yang berisik adalah tanda bahwa ada bagian dari blower yang tidak beres. Umumnya, bagian sirip blower ada yang patah.

Jika kondisi ini terjadi, maka Anda harus melakukan pengecekan pada bagian blower. Tentu, penggantian diperlukan jika memang kerusakan sudah terlampau parah.

Beberapa kerusakan di atas sebenarnya adalah masalah umum yang terjadi pada AC. Tentu, Anda bukan hanya waspada pada AC yang tidak dingin, namun juga beberapa masalah di atas. Nah, jika masalah tersebur muncul, segeralah untuk service AC mobil agar kerusakan tidak telanjur parah.

Deskripsi: service AC mobil perlu dilakukan karena ada beberapa kerusakan pada AC mobil yang bisa terjadi. Service yang berkala tentu menghindari kerusakan yang parah.

Senin, 16 Maret 2020

Mengenal Apa itu Investasi dan Jenis-Jenis Investasi


Pengertian Investasi
Kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata investasi. Investasi juga sering dikenal dengan istilah penanaman modal. Namun, apa itu investasi? Sebenarnya, investasi adalah meluangkan atau memanfaatkan waktu, uang atau tenaga dengan harapan mendapatkan keuntungan atau manfaat di masa mendatang.

Investasi pada daerah pedesaan sering dilakukan oleh petani dengan cara membeli ternak untuk dipelihara, yang nantinya akan mendapatkan keuntungan ketika dijual. Lain halnya dengan masyarakat daerah perkotaan yang memiliki beragam jenis pilihan investasi, mulai dari properti, emas, saham, obligasi dan lain sebagainya.
Singkatnya, prinsip investasi tetaplah sama, hanya saja saat ini terdapat berbagai pilihan jenis jenis investasi.

Mengenal Apa itu Investasi dan Jenis-Jenis Investasi

Komponen yang Harus Dipahami dalam Investasi
1.     Dana atau Aset
Agar bisa berinvestasi, maka Anda harus memiliki dana atau aset. Anda tentu tidak akan bisa membeli suatu barang seperti rumah atau emas apabila tidak memiliki ketersediaan dana.
2.     Waktu
Setiap investasi membutuhkan waktu untuk meningkatkan nilainya. Waktu tersebut tidaklah singkat, melainkan cukup lama.
3.     Tenaga / Pikiran
Selain harus memiliki dana dan waktu, Anda juga harus bisa meluangkan tenaga dan pikiran dalam  berinvestasi, agar hasil dari investasi Anda bisa maksimal. Selain itu, Anda juga harus belajar cara-cara berinvestasi yang benar.
4.     Risiko
Setiap investor tentu mengharapkan sebuah keuntungan dari hasil investasinya. Namun tidak ada sebuah jaminan bahwa investasi yang Anda lakukan bisa mendapatkan keuntungan yang besar.
Hal tersebut bisa saja terjadi selama periode waktu tunggu tersebut terdapat kejadian yang tidak diharapkan. Hal tersebut yang dikenal dengan sebutan risiko. Dengan demikian, sebagai investor Anda harus berkomitmen untuk mengikatkan dana dan juga harus bersedia menanggung risiko yang kemungkinan terjadi.

Jenis Investasi
1.     Investasi Keuangan
Investasi jenis ini bisa berupa saham, obligasi, mata uang asing, deposito, dan reksadana (produk kombinasi dari saham, obligasi, dan deposito).
2.     Investasi Properti
Investasi properti bisa berupa apartemen, tanah kosong, rumah, ruko, kos-kosan, dan penginapan. Investasi properti cenderung akan mengalami peningkatan harga dari tahun ke tahun.
3.     Investasi Bisnis
Terdapat berbagai jenis bisnis yang bisa dijadikan sebagai investasi. Dan tidak semua bisnis tersebut membutuhkan modal yang besar.
4.     Investasi Logam Mulia
Produk yang umumnya digunakan dalam investasi jenis ini adalah emas. Namun bisa juga menggunakan intan dan platinum.
5.     Investasi Pendidikan
Investasi pendidikan memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan akademis dan kemampuan praktis seseorang.
6.     Investasi dalam Jaringan
Investasi dalam hal jaringan dilakukan dengan cara meningkatkan jumlah teman atau relasi yang memiliki tujuan untuk meningkatkan pemasaran produk yang dimiliki. Contohnya seperti MLM (Multi Level Marketing).
7.     Investasi Dalam Bentuk Barang Antik
Investasi jenis ini bisa berupa lukisan, kendaraan kuno, uang kuno, dan peralatan-peralatan kuno yang memiliki nilai jual tinggi.

Demikian penjelasan singkat pengertian dari investasi, dan dari penjelasan tersebut Anda tentu bisa menentukan pilihan jenis investasi apa yang akan Anda pilih.